Nduga, Papua – Yayasan Rigak Nduga Harua Marengge mengajukan permohonan resmi untuk mendirikan Universitas Lambu di Kabupaten Nduga, Provinsi Pegunungan Papua. Permohonan ini disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Nduga serta OPD Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nduga dalam sebuah surat yang ditandatangani oleh Ketua Yayasan, Miason Nimiange.
Dalam surat tersebut, yayasan menekankan pentingnya pendidikan tinggi bagi masyarakat setempat. “Pendirian Universitas Lambu diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih baik dan mendukung pengembangan sumber daya manusia di daerah ini,” ungkap Nimiange.
Keputusan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang diterima pada 6 April 2023, menjadi landasan bagi yayasan untuk memulai langkah konkret dalam mendirikan universitas tersebut. Yayasan berharap agar pemerintah daerah dapat segera menentukan waktu untuk melaksanakan pelantikan rektor Universitas Lambu.
“Anak-anak Nduga sudah sangat mendambakan pendidikan yang berkualitas. Kami berharap pelantikan ini dapat dilakukan dalam waktu dekat,” tambah Nimiange.
Dengan adanya Universitas Lambu, diharapkan akan tercipta peluang baru bagi generasi muda di Kabupaten Nduga untuk mengembangkan potensi mereka dan berkontribusi pada pembangunan daerah. Yayasan Rigak Nduga Harua Marengge mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah dalam mewujudkan cita-cita pendidikan yang lebih baik.
Pendirian Universitas Lambu bukan hanya sekadar langkah administratif, tetapi juga merupakan harapan bagi masa depan pendidikan di Kabupaten Nduga. Dengan dukungan semua pihak, cita-cita ini diharapkan dapat segera terwujud.



